Tuesday, June 21, 2005

lara hati

Gemercik air dari sebua tebing yang curam
Yang membasahi bebatuan yang berlumut dan rumput yang menghijau

Dibawah mentari yang bersinar
Memecah kilauan air dan rumput
Yang memberi kesejukkan bagi hati yang lara, hati yang rindu, hati yang menunggu


Kini mentari itu tertutup oleh awan yang menghitam
Yang membuat air dan rumput murung


Kini tak ada lagi penghibur hati yang lara, hati yang rindu, hati yang menunggu
Hati itu kini hampa
Gelap tanpa sinar merana tanpa kata


Akankah hati itu mendapatkan cahaya yang diberikan mentari tuk air dan rumput yang menghijau ?
Akan kah hati itu mendapatkan kata indah dan tulus dari sebuah hati yang suci dan penuh arti

By:j

No comments: